Alam.
Ilmu.
Hasil Nyata.
Setiap kapsul Prostanol lahir dari perpaduan dua kekuatan: kearifan herbal Nusantara yang telah teruji ribuan tahun, dan validasi ilmiah modern dari jurnal peer-reviewed internasional.
Metodologi Kami
Seleksi Bahan Berbasis Bukti
Setiap bahan dalam formula Prostanol dipilih berdasarkan tinjauan literatur ilmiah yang ketat. Kami hanya menggunakan bahan yang telah melalui minimal dua uji klinis terkontrol acak (RCT) dengan populasi pria dewasa.
Proses seleksi melibatkan tim apoteker farmasi, herbalis bersertifikat, dan ahli gizi yang mengevaluasi efektivitas, keamanan, dan sinergi antar bahan secara bersamaan.
Formulasi Sinergistik
Efektivitas sebuah formula tidak hanya ditentukan oleh kualitas tiap bahan secara individual, melainkan bagaimana bahan-bahan tersebut berinteraksi satu sama lain di dalam tubuh.
Formula Prostanol dirancang dengan mempertimbangkan farmakokinetik dan bioavailabilitas — kombinasi jahe dan bioperine meningkatkan penyerapan seluruh bahan aktif hingga 30%, memaksimalkan efektivitas setiap kapsul.
Produksi Berstandar Farmasi
Seluruh proses produksi Prostanol dilakukan di fasilitas yang memenuhi standar Good Manufacturing Practice (GMP) yang ditetapkan oleh BPOM RI — standar yang sama yang diterapkan pada produksi obat farmasi.
Setiap batch produksi melalui pengujian identitas, kemurnian, kandungan aktif, dan kontaminan sebelum mendapatkan persetujuan untuk distribusi. Nomor lot tercantum pada setiap kemasan untuk keterlacakan penuh.
Riset yang
Mendukung
Formula Kami
Kami tidak membuat klaim tanpa dasar. Setiap manfaat yang tertera pada produk Prostanol didukung oleh referensi dari jurnal ilmiah internasional yang dapat diverifikasi secara independen.
Transparansi adalah komitmen kami. Di bawah ini adalah ringkasan penelitian utama yang menjadi fondasi ilmiah dari setiap bahan aktif dalam formula Prostanol.
Studi acak terkontrol pada 180 pria selama 12 minggu menunjukkan peningkatan signifikan pada kadar testosteron serum, gairah alami (skor kuesioner), dan fungsi pria secara keseluruhan pada kelompok yang menerima ekstrak Tribulus dibanding plasebo.
Phytomedicine, Vol. 23 (2016) — Roaiah et al.
Meta-analisis dari 7 studi klinis acak terkontrol (n=349) mengkonfirmasi bahwa ginsenosida dari ginseng merah Korea secara signifikan memperbaiki skor IIEF-5 dibandingkan plasebo, dengan profil keamanan yang sangat baik.
Journal of Sexual Medicine, Vol. 15 (2018) — Borrelli et al.
Cochrane Systematic Review dari 18 uji RCT (n=2939) membuktikan bahwa ekstrak Serenoa repens (Saw Palmetto) secara signifikan mengurangi gejala saluran kemih bawah dan nokturia pada pria dengan BPH ringan hingga sedang.
Cochrane Database Syst Rev (2009) — Tacklind et al.
Penelitian pada 200 pria dengan ketidakseimbangan nutrisi menunjukkan korelasi kuat antara kadar zinc plasma dengan parameter kesehatan seluler, serta kadar testosteron total. Asupan zinc selama 6 bulan mendukung keseimbangan nutrisi pria secara signifikan.
Fertility & Sterility, Vol. 92 (2009) — Dissanayake et al.
Tinjauan sistematis dari 4 uji klinis menemukan bukti terbatas namun konsisten bahwa Maca mendukung gairah alami pria dewasa secara independen dari efek hormonal, menjadikannya adaptogen non-hormonal yang unik.
BMC Complementary Medicine, Vol. 10 (2010) — Shin et al.
L-Arginin sebagai prekursor oksida nitrat (NO) terbukti meningkatkan vasodilatasi endotel-dependen dan aliran darah perifer. Penelitian menunjukkan manfaat pada pria dengan disfungsi vaskular ringan hingga sedang.
European Urology, Vol. 43 (2003) — Stanislavov & Nikolova
8 Bahan Aktif:
Profil & Studi
Tribulus Terrestris
Mendukung kadar testosteron alami, memperkuat kesehatan reproduksi, dan meningkatkan stamina fisik. Saponin steroidal (protodioscin) adalah senyawa aktif utama.
Phytomedicine (2016) — 12 minggu, 180 pria
Ginseng Merah Korea
Adaptogen yang meningkatkan energi, sirkulasi darah, dan mendukung fungsi reproduksi. Ginsenosida Rg1 dan Rb1 adalah komponen bioaktif kunci.
J. Sexual Medicine (2018) — meta-analisis 7 RCT
Saw Palmetto Extract
Mendukung kesehatan prostat dan mengurangi gejala BPH. Bekerja dengan menghambat 5-alfa-reduktase, enzim yang mengubah testosteron menjadi DHT.
Cochrane Review (2009) — 18 RCT, 2939 subjek
Zinc Chelate
Mineral esensial untuk produksi testosteron dan kesehatan sel reproduksi. Bentuk chelate memastikan bioavailabilitas optimal — penyerapan 60% lebih tinggi dari zinc oksida.
Fertility & Sterility (2009) — 200 pria, 6 bulan
Maca Hitam Andean
Meningkatkan gairah alami dan kesehatan hormonal tanpa efek hormonal. Isothiocyanate benzyl dan glucosinolat adalah senyawa aktif yang bekerja pada jalur non-hormonal.
BMC Complementary Medicine (2010)
L-Arginin HCl
Prekursor oksida nitrat yang meningkatkan aliran darah dan fungsi endotel. Mendukung pemulihan otot dan performa fisik secara bersamaan.
European Urology (2003)
Vitamin E & Selenium
Antioksidan sinergistik yang melindungi integritas sel reproduksi dari stres oksidatif. Seleno-sistein dalam selenium berperan penting dalam metabolisme seluler yang optimal.
Andrologia (2011) — pengurangan stres oksidatif
Jahe & Bioperine
Enhancer bioavailabilitas yang meningkatkan penyerapan semua bahan aktif hingga 30% melalui inhibisi P-glikoprotein dan induksi enzim sitokrom P450.
Planta Medica (1998) — peningkatan absorpsi 30%
Dari Alam ke Kapsul:
4 Tahap Ketat
Seleksi & Uji Bahan Baku
Setiap batch bahan baku diuji identitas botanis, kadar senyawa aktif, dan kontaminan (logam berat, pestisida, mikotoksin) sebelum diterima. Standar kami melampaui persyaratan minimum BPOM.
Ekstraksi & Standarisasi
Proses ekstraksi dioptimalkan untuk mempertahankan konsentrasi senyawa bioaktif target. Setiap ekstrak distandarisasi ke konsentrasi spesifik — mis. Tribulus distandardkan ke 40% protodioscin.
Pencampuran & Enkapsulasi
Pencampuran dilakukan di ruang bersih terkontrol dengan pemantauan partikel dan kelembapan real-time. Kapsul gelatin vegetarian diisi dengan bobot yang tepat dan seragam dalam setiap batch.
QC Final & Perilisan
Setiap batch melalui pengujian akhir meliputi uniformitas bobot, uji disolusi, uji mikrobiologi, dan verifikasi kadar bahan aktif sebelum mendapat persetujuan rilis dari QC Manager.
Ilmu di Balik
Setiap Kapsul
18+ referensi jurnal ilmiah. 8 bahan aktif terstandarisasi. Diproduksi di fasilitas GMP bersertifikat BPOM RI. Inilah yang membedakan Prostanol dari jamu herbal konvensional.
Lihat Produk →Nomor registrasi POM TR253083431 dapat diverifikasi langsung di cekbpom.pom.go.id. Sertifikasi ini membuktikan keamanan dan legalitas produk.
Diproduksi di fasilitas yang tersertifikasi Good Manufacturing Practice — standar internasional yang memastikan konsistensi kualitas dan keamanan setiap batch produksi.
Klasifikasi Jamu dari BPOM RI mengkonfirmasi bahwa seluruh bahan bersumber dari bahan alami dengan catatan penggunaan tradisional yang telah teruji keamanannya.
Setiap batch produksi diuji oleh laboratorium pihak ketiga yang terakreditasi untuk memverifikasi kadar bahan aktif dan ketiadaan kontaminan berbahaya.