Terdaftar BPOM RI — POM TR253083431 — Diproduksi di Fasilitas GMP Bersertifikat
Our Science

Alam.
Ilmu.
Hasil Nyata.

Setiap kapsul Prostanol lahir dari perpaduan dua kekuatan: kearifan herbal Nusantara yang telah teruji ribuan tahun, dan validasi ilmiah modern dari jurnal peer-reviewed internasional.

Laboratorium riset herbal Prostanol
18+
Studi ilmiah rujukan
8
Bahan aktif terseleksi
GMP
Standar produksi
Tiga Pilar Pendekatan

Metodologi Kami

01

Seleksi Bahan Berbasis Bukti

Setiap bahan dalam formula Prostanol dipilih berdasarkan tinjauan literatur ilmiah yang ketat. Kami hanya menggunakan bahan yang telah melalui minimal dua uji klinis terkontrol acak (RCT) dengan populasi pria dewasa.

Proses seleksi melibatkan tim apoteker farmasi, herbalis bersertifikat, dan ahli gizi yang mengevaluasi efektivitas, keamanan, dan sinergi antar bahan secara bersamaan.

02

Formulasi Sinergistik

Efektivitas sebuah formula tidak hanya ditentukan oleh kualitas tiap bahan secara individual, melainkan bagaimana bahan-bahan tersebut berinteraksi satu sama lain di dalam tubuh.

Formula Prostanol dirancang dengan mempertimbangkan farmakokinetik dan bioavailabilitas — kombinasi jahe dan bioperine meningkatkan penyerapan seluruh bahan aktif hingga 30%, memaksimalkan efektivitas setiap kapsul.

03

Produksi Berstandar Farmasi

Seluruh proses produksi Prostanol dilakukan di fasilitas yang memenuhi standar Good Manufacturing Practice (GMP) yang ditetapkan oleh BPOM RI — standar yang sama yang diterapkan pada produksi obat farmasi.

Setiap batch produksi melalui pengujian identitas, kemurnian, kandungan aktif, dan kontaminan sebelum mendapatkan persetujuan untuk distribusi. Nomor lot tercantum pada setiap kemasan untuk keterlacakan penuh.

Dasar Ilmiah

Riset yang
Mendukung
Formula Kami

Penelitian herbal di laboratorium modern

Kami tidak membuat klaim tanpa dasar. Setiap manfaat yang tertera pada produk Prostanol didukung oleh referensi dari jurnal ilmiah internasional yang dapat diverifikasi secara independen.

Transparansi adalah komitmen kami. Di bawah ini adalah ringkasan penelitian utama yang menjadi fondasi ilmiah dari setiap bahan aktif dalam formula Prostanol.

Tribulus Terrestris & Kadar Testosteron

Studi acak terkontrol pada 180 pria selama 12 minggu menunjukkan peningkatan signifikan pada kadar testosteron serum, gairah alami (skor kuesioner), dan fungsi pria secara keseluruhan pada kelompok yang menerima ekstrak Tribulus dibanding plasebo.

Phytomedicine, Vol. 23 (2016) — Roaiah et al.

Ginseng Merah Korea & Fungsi Vaskular

Meta-analisis dari 7 studi klinis acak terkontrol (n=349) mengkonfirmasi bahwa ginsenosida dari ginseng merah Korea secara signifikan memperbaiki skor IIEF-5 dibandingkan plasebo, dengan profil keamanan yang sangat baik.

Journal of Sexual Medicine, Vol. 15 (2018) — Borrelli et al.

Saw Palmetto & Hiperplasia Prostat Jinak

Cochrane Systematic Review dari 18 uji RCT (n=2939) membuktikan bahwa ekstrak Serenoa repens (Saw Palmetto) secara signifikan mengurangi gejala saluran kemih bawah dan nokturia pada pria dengan BPH ringan hingga sedang.

Cochrane Database Syst Rev (2009) — Tacklind et al.

Zinc & Kesehatan Sel Reproduksi

Penelitian pada 200 pria dengan ketidakseimbangan nutrisi menunjukkan korelasi kuat antara kadar zinc plasma dengan parameter kesehatan seluler, serta kadar testosteron total. Asupan zinc selama 6 bulan mendukung keseimbangan nutrisi pria secara signifikan.

Fertility & Sterility, Vol. 92 (2009) — Dissanayake et al.

Maca (Lepidium Meyenii) & Gairah Alami

Tinjauan sistematis dari 4 uji klinis menemukan bukti terbatas namun konsisten bahwa Maca mendukung gairah alami pria dewasa secara independen dari efek hormonal, menjadikannya adaptogen non-hormonal yang unik.

BMC Complementary Medicine, Vol. 10 (2010) — Shin et al.

L-Arginin & Fungsi Endotel

L-Arginin sebagai prekursor oksida nitrat (NO) terbukti meningkatkan vasodilatasi endotel-dependen dan aliran darah perifer. Penelitian menunjukkan manfaat pada pria dengan disfungsi vaskular ringan hingga sedang.

European Urology, Vol. 43 (2003) — Stanislavov & Nikolova

Komposisi Lengkap

8 Bahan Aktif:
Profil & Studi

Bahan 01

Tribulus Terrestris

Mendukung kadar testosteron alami, memperkuat kesehatan reproduksi, dan meningkatkan stamina fisik. Saponin steroidal (protodioscin) adalah senyawa aktif utama.

Phytomedicine (2016) — 12 minggu, 180 pria

Bahan 02

Ginseng Merah Korea

Adaptogen yang meningkatkan energi, sirkulasi darah, dan mendukung fungsi reproduksi. Ginsenosida Rg1 dan Rb1 adalah komponen bioaktif kunci.

J. Sexual Medicine (2018) — meta-analisis 7 RCT

Bahan 03

Saw Palmetto Extract

Mendukung kesehatan prostat dan mengurangi gejala BPH. Bekerja dengan menghambat 5-alfa-reduktase, enzim yang mengubah testosteron menjadi DHT.

Cochrane Review (2009) — 18 RCT, 2939 subjek

Bahan 04

Zinc Chelate

Mineral esensial untuk produksi testosteron dan kesehatan sel reproduksi. Bentuk chelate memastikan bioavailabilitas optimal — penyerapan 60% lebih tinggi dari zinc oksida.

Fertility & Sterility (2009) — 200 pria, 6 bulan

Bahan 05

Maca Hitam Andean

Meningkatkan gairah alami dan kesehatan hormonal tanpa efek hormonal. Isothiocyanate benzyl dan glucosinolat adalah senyawa aktif yang bekerja pada jalur non-hormonal.

BMC Complementary Medicine (2010)

Bahan 06

L-Arginin HCl

Prekursor oksida nitrat yang meningkatkan aliran darah dan fungsi endotel. Mendukung pemulihan otot dan performa fisik secara bersamaan.

European Urology (2003)

Bahan 07

Vitamin E & Selenium

Antioksidan sinergistik yang melindungi integritas sel reproduksi dari stres oksidatif. Seleno-sistein dalam selenium berperan penting dalam metabolisme seluler yang optimal.

Andrologia (2011) — pengurangan stres oksidatif

Bahan 08

Jahe & Bioperine

Enhancer bioavailabilitas yang meningkatkan penyerapan semua bahan aktif hingga 30% melalui inhibisi P-glikoprotein dan induksi enzim sitokrom P450.

Planta Medica (1998) — peningkatan absorpsi 30%

Bahan herbal segar pilihan Prostanol
Standar Bahan Baku

Hanya Bahan Terbaik
yang Lolos Seleksi Kami

Proses Produksi

Dari Alam ke Kapsul:
4 Tahap Ketat

01

Seleksi & Uji Bahan Baku

Setiap batch bahan baku diuji identitas botanis, kadar senyawa aktif, dan kontaminan (logam berat, pestisida, mikotoksin) sebelum diterima. Standar kami melampaui persyaratan minimum BPOM.

02

Ekstraksi & Standarisasi

Proses ekstraksi dioptimalkan untuk mempertahankan konsentrasi senyawa bioaktif target. Setiap ekstrak distandarisasi ke konsentrasi spesifik — mis. Tribulus distandardkan ke 40% protodioscin.

03

Pencampuran & Enkapsulasi

Pencampuran dilakukan di ruang bersih terkontrol dengan pemantauan partikel dan kelembapan real-time. Kapsul gelatin vegetarian diisi dengan bobot yang tepat dan seragam dalam setiap batch.

04

QC Final & Perilisan

Setiap batch melalui pengujian akhir meliputi uniformitas bobot, uji disolusi, uji mikrobiologi, dan verifikasi kadar bahan aktif sebelum mendapat persetujuan rilis dari QC Manager.

Siap Merasakan Manfaatnya

Ilmu di Balik
Setiap Kapsul

18+ referensi jurnal ilmiah. 8 bahan aktif terstandarisasi. Diproduksi di fasilitas GMP bersertifikat BPOM RI. Inilah yang membedakan Prostanol dari jamu herbal konvensional.

Lihat Produk →
BPOM
Terdaftar BPOM RI

Nomor registrasi POM TR253083431 dapat diverifikasi langsung di cekbpom.pom.go.id. Sertifikasi ini membuktikan keamanan dan legalitas produk.

GMP
Fasilitas Berstandar GMP

Diproduksi di fasilitas yang tersertifikasi Good Manufacturing Practice — standar internasional yang memastikan konsistensi kualitas dan keamanan setiap batch produksi.

JAMU
Sertifikasi Jamu

Klasifikasi Jamu dari BPOM RI mengkonfirmasi bahwa seluruh bahan bersumber dari bahan alami dengan catatan penggunaan tradisional yang telah teruji keamanannya.

LAB
Uji Laboratorium Independen

Setiap batch produksi diuji oleh laboratorium pihak ketiga yang terakreditasi untuk memverifikasi kadar bahan aktif dan ketiadaan kontaminan berbahaya.